Inspeksi Peralatan
Periksa apakah pita penyegel jendela observasi dalam kondisi utuh dan kunci pintu dapat dibuka dan ditutup dengan lancar. Pastikan sistem pendingin magnetron (kipas dan pipa air) beroperasi normal, pembumian peralatan kokoh dan andal, serta semua sensor dalam kondisi kerja normal.

Persiapan Sebelum Pengoperasian
2.1 Inspeksi Peralatan Periksa semua item yang ditentukan di atas satu per satu untuk memastikan peralatan dalam kondisi baik.
2.2 Inspeksi Keselamatan Lingkungan Tempatkan peralatan di area yang berventilasi baik dan kering, jauh dari sumber panas dan air. Peralatan harus terhubung ke catu daya stabil independen dengan fluktuasi tegangan yang dikendalikan dalam ±10%.
Pengaturan Parameter dan Pemantauan Pengoperasian
3.1 Pengaturan Parameter Atur suhu, waktu pemrosesan, dan daya peralatan sesuai dengan persyaratan proses produksi secara ketat. Jangan menyalakan peralatan sampai semua parameter dipastikan benar.
3.2 Pemantauan Pengoperasian Pantau seluruh proses pengoperasian. Peralatan harus berjalan stabil tanpa getaran, percikan api, atau suara tidak normal, dan suhu permukaan cangkang peralatan tidak boleh melebihi 50℃. Jika terjadi kelainan apa pun, tekan tombol berhenti darurat dan segera putuskan catu daya.
Tindakan Pencegahan Keselamatan
4.1 Operasi yang Dilarang Dilarang keras menempatkan wadah logam di dalam rongga peralatan. Pembebanan berlebih dan pemberian bahan yang terlalu tebal tidak diperbolehkan. Membuka pintu secara paksa selama peralatan beroperasi dilarang.
4.2 Perlindungan Personel Tindakan perlindungan isolasi harus dilakukan saat bersentuhan dengan komponen bersuhu tinggi. Putuskan pasokan daya dan tunggu hingga kapasitor benar-benar habis sebelum membersihkan peralatan. Jangan pernah mengoperasikan peralatan dengan tangan basah di lingkungan yang lembap.
Pemeliharaan Setelah Operasi
5.1 Pekerjaan Pembersihan Setelah peralatan dimatikan, lap sisa material di dalam rongga dengan deterjen netral dan bersihkan cairan yang tumpah secara tepat waktu. Deterjen korosif dilarang untuk pembersihan peralatan.
5.2 Pengarsipan Catatan Buat catatan operasi peralatan untuk mencatat secara benar jenis material, parameter operasi, dan kelainan peralatan, sehingga memudahkan penelusuran proses dan penyelidikan gangguan selanjutnya.
Tujuan Prosedur
Operasi yang terstandardisasi memastikan pengoperasian peralatan yang efisien dan stabil, serta hasil sterilisasi material yang seragam dan memenuhi syarat.